Wisuda Virtual

Covid-19 memang menyisakan pengalaman hidup yang sangat berarti. Rutinitas sebelum covid-19 demikian monoton dan tentu saja marak, namun sekarang serba berkebalikan. Pergerakan masa dibatasi, kontak secara langsung dengan orang laian tidak diperkenankan, proteksi diri sangat disarankan, protokol kesehatan menjadi agenda utama dalam segala aktifitas.

Tak ubahnya kehidupan rutin bagi sekolah kami disetiap akhir tahun pelajaran. Wisuda siswa dan serbaneka kegiatan siswa dapat diujudkan di ujung tahun. Siswa kelas IX tentu sangat bangga dengan hasil prestasinya. Merekapun berhak untuk bergembira untuk melepas almamaternya. Patut bersyukur pula Bapak dan Ibu guru yang tak lelah-lelahnya membimbing mereka. Adik-adik mereka menyanyikan lagu haru sebagai tanda perpisahan.

Sebanyak 116 lulusan SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, pada hari Sabtu, 5 Juni 2021 telah melaksanakan wisuda secara luring dan daring. Protokol kesehatan membatasi adanya kegiatan bersama dengan jumlah siswa yang cukup banyak. Akhirnya ditemukan jalan tengah. Sebagian (secara seremonial) mengikuti secara langsung jalannya wisuda, sebagian yang lain mengikuti secara virtual.

Pelaksanaan wisuda secara langsung, hanya dapat dinikmati oleh siswa yang menyandang sepuluh besar bersama orang tua. Mereka didaulat secara langsung oleh Kepala Sekolah, dan diterima kembali oleh Komite SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah mengajak wisudawan untuk terus belajar, agar cita-cita dapat digenggam dengan sepenuh hati. Sementara Ketua Komita, Bapak Subarkah mengucapkan terima kasih kepada kelarga besar SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta yang telah membimbing, mengajarkan dan memberi sentuhan ketrampilan buat anak-anak .

Lebih jauh, ucapan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Drs. H. Suparto, MA mengucapakan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru serta karyawan, yang telah memegang amanah persyarikatan dalam mendidik putra-putri bangsa untuk mewujudkan siswa yang berakhlakul karimah. Membentuk pelajar sebagai pelangsung dan penyempurna Muhammadiyah.

Wisuda tiap kelas, tetap masih dapat dilaksanakan dengan sistim drive thrue. Kebijakan ini diambil karena memang keterpaparan covid-19 untuk wilayah Kota Yogyakarta masih tinggi. Kebiajan pemerintah Daerah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta mengharuskan kami melaksanakan wisuda secara daring dan luring. Namun demikian, keceriaan siswa dan orang tua masih tersisa di raut wajah mereka. Semua orang masih memahami kebijakan seperti ini.